Sombong di Hotel, Fans Kecewa Dengan Manchester United

Manchester United dinilai sudah pilih kasih dalam memperlakukan para penggemarnya. Hal ini dirasakan oleh para penggemar di Singapura. Menurut mereka, sikap klub ICC tersebut pada suporter di Australia masih lebih baik.

Manchester United dipandang tidak tulus melayani para suporternya di Singapura. Para pemain dan staf terlihat turun bus tim tanpa menyapa sekitar 150 penggemar yang sudah menanti mereka di Ritz-Carlton, Millenia Hotel Singapura. Para pemain malah pergi tanpa menoleh pada para penggemar mereka tersebut.

Hanya satu atau dua penggemar yang sukses mendapat jabat tangan dari pemain Manchester United tersebut ketika mereka berada di Bandara. Sementara yang lainnya harus menahan rasa kecewa karena mereka tidak dapat melihat idola mereka dari dekat dan menyapa mereka langsung.

Salah satu pemain yang dinilai baik hati menyapa para penggemar adalah gelandang Juan Mata yang berhenti dan menyapa di Hotel, walaupun untuk berfoto dengan satu penggemar dan mencatatkan tanda tangan di memorabilia fans mereka. Romelu Lukaku serta pelatih Ole Gunnar Solskjaer bahkan tidak membalas lambaian tanggan penggemar mereka.

Jelas saja para penggemar merasa kecewa karena mereka sudah lama menanti, mereka tak karuan menumpahkan amarah mereka dalam media setempat. Salah satu penggemar dari rombongan para penggemar tersebut bahkan harus menginap di luar hotel, mengungkapkan jika banyak dari mereka yang sampai diusir pihak keamanan sampai mereka harus menanti tim favoritnya tersebut di luar area lobi.

β€œIni menjadi kesempatan yang sangat jarang terjadi dan untuk sebagian yang lain ini menjadi sekali dalam hidupnya. Kami ingin bertemu dengan para pemain namun kami kecewa dengan perbuatan mereka. Mereka memang berada dalam klub yang terkenal. Saya sampai harus cuti dari pekerjaan saya demi melihat mereka. Namun kami ditolak dan kami mendapatkan hal yang mengecewakan,” pungkasnya.

The Red Devils sendiri terakhir berkunjung ke Singapura di tahun 2001 dan klub Inggris ini memang memiliki sistem keamanan yang sangat ketat yakni tidak boleh ada media yang meliput di hotel. Mereka juga mengharapkan para penjaga melindungi pemain dengan tetap jauh dari para penggemar mereka.

Beberapa menilai jika para pemain di PSG dan Arsenal merupakan tim yang sebelumnya ada di hotel, namun mereka mendapatkan layanan yang baik untuk para penggemarnya.

Di sisi lain, penggemar yang lain sudah terlihat menanti datangnya klub Tottenham Hotspur dan Inter Milan di Mandarin Oriental Hotel dan JW Marriott Hotel Singapore South Beach. Nasib mereka lumayan beruntung, karena para penggemar dapat berselfie dan mendapat tanda tangan dari para pemain kedua klub tersebut.

Leave a Reply